Hujan Pertama di Desember

Di luar hujan. Aku seperti menghilangkan rindumu padaku dan menjadikan diriku sendiri terkendali oleh emosi yang tidak stabil.

Di luar masih hujan. Keinginan untuk didekapmu semakin besar, tapi tidak bisa terlaksana.

Hujan mereda. Emosiku sudah terkontrol. Maaf terucap olehku. Maaf terucap lagi, kali ini darimu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s