Dear, The-Man-Who-Can’t-Be-Moved..

Dear, The-Man-Who-Can’t-Be-Moved..

Bagaimana keadaan hatimu? Terakhir yang ku tahu, kau sudah mencintai wanita lain, ya? Selamat.. Jangan terlalu serius, jangan juga terlalu dipikirkan, aku tahu sudah terlalu banyak yang menyita otakmu.

Beberapa hari yang lalu, aku sempat mengirimimu, “I know our relationship isn’t your priority. But you know, I love you so much”, ya kan? Dan kau pun langsung tahu ada yang sedang tidak biasa pada diriku. Maaf aku tidak bisa menjelaskan apa yang aku rasa saat kau mempertanyakannya.

Belakangan ini, rasa takutku terkadang muncul dengan sangat tidak terkendali. Bukan suatu kenyamanan memendamnya sendiri, tapi terlalu gengsi untuk mengungkapkannya. Kau dan aku tahu soal ‘melakukan apapun untuk mempertahankan orang yang kita sayang’, kita pernah sama-sama menjalani proses itu dengan orang lain. Aku tidak berani lagi berekspektasi tinggi, jadi aku hanya memberimu kalimat yang aku kutipkan di atas tadi.

Selamat sore, semoga harimu selalu menyenangkan dan.. apakah kau punya nama baru untuk sapaanmu di atas? Atau kau tetap menjadi The-Man-Who-Can’t- Be-Moved sampai akhir hidupmu? Semoga tidak.

– Yang Mencintaimu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s