Kamu

Satu hari, saya mendapat kunjungan lagi dari seseorang. Kunjungan seorang laki-laki. Kunjungan yang selalu saya tunggu-tunggu, walau pun dalam 2 hari sekali laki-laki ini rutin mengunjungi saya. Sambil memeluk saya, laki-laki ini berkata,

“Aku sayang banget sama dia nih, tapi dia suka ngambek-ngambek.”

Saya melepas pelukannya, menatapnya sambil tersenyum, lalu mengecup pipinya. Tidak berkata apa-apa kepadanya. Tidak bisa, lebih tepatnya. Saya memang layaknya perempuan pada umumnya, tukang ngambek. Sering ngambek, karena PMS atau hanya karena rindu, tapi tidak mengurangi rasa sayang saya ke kamu. Saya jatuh cinta setiap hari sama kamu. Entah, menyenangkan rasanya ketika orang yang saya anggap hebat ini menyayangi saya juga, dengan sangat. Saya punya laki-laki hebat saat ini dan saya mau dunia tau, dan laki-laki hebat itu kamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s