Jangan Menghilang

Tuhan maha memberi
Diberikannya rasa kepada Nona, ketika memandang si Tuan.
Diberikannya rasa syukur mendalam, atas hadirnya Tuan.
Diberikannya getaran di dada Nona, ketika menggenggam tangan Tuan.

 

Tuan memesan secangkir espresso lagi, untuk mengulur waktu. Tuan menahan egonya untuk tetap mendekap sang Nona. Mereka masih terjebak dalam diam, dengan pikiran yang sama-sama kalut. Kusut.

Tuan memantapkan hati, menahan ego sendiri, agar semua lebih baik. Nona menahan sedih, hendak menangis, karena keputusan orang terkasih.

Nona terlalu banyak melempar tanya. Tuan masih menentukan hatinya ingin kemana. Nona sadar, Tuan menyebalkan karena masih menyayanginya.

“Baiklah, mari kita coba bersama.”

Nona memecah keheningan. Menyetujui pinta Tuan yang masih kebingungan. Nona berlalu, meninggalkan Tuan dengan sisa senyuman. Lubuk hati Nona terisak, kehilangan Tuan yang membuat harinya penuh senyuman.

 

Tuhan maha bercanda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s